Minggu pertama sekolah sering menjadi momen yang penuh tantangan bagi anak dan orang tua. Banyak perubahan harus dihadapi setelah memasuki lingkungan belajar yang benar-benar baru. Psikolog anak menjelaskan proses adaptasi setiap anak berlangsung dengan kecepatan yang berbeda. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak terburu-buru menilai perkembangan anak pada pekan pertama. Dukungan emosional justru lebih dibutuhkan dibandingkan tuntutan untuk segera berprestasi.
Hal pertama yang tidak bisa diukur adalah kemampuan akademik anak secara menyeluruh. Minggu pertama lebih banyak digunakan untuk mengenal guru, teman, dan lingkungan sekolah. Hal kedua adalah keberanian anak dalam bersosialisasi dengan teman sebaya. Sebagian anak membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa nyaman saat berinteraksi. Kondisi tersebut merupakan bagian normal dari proses penyesuaian.
Hal ketiga adalah tingkat kemandirian anak dalam menjalani seluruh aktivitas sekolah. Kemandirian berkembang melalui latihan yang dilakukan secara bertahap setiap hari. Hal keempat adalah rasa percaya diri anak ketika mengikuti kegiatan belajar di kelas. Hal kelima adalah kemampuan anak mengelola emosi saat menghadapi situasi baru. Psikolog menyebut perkembangan sosial dan emosional memerlukan waktu serta pendampingan yang konsisten.
Orang tua dianjurkan memberikan apresiasi atas usaha anak selama menjalani masa adaptasi di sekolah. Hindari membandingkan perkembangan anak dengan teman atau saudara sebayanya. Luangkan waktu untuk mendengarkan cerita anak setelah pulang sekolah setiap hari. Komunikasi yang hangat membantu anak merasa aman selama menjalani proses penyesuaian. Dengan dukungan yang tepat, anak akan lebih siap berkembang sesuai tahapan usianya.