Minat membaca tidak selalu tumbuh dari kebiasaan memegang buku sejak awal. Para pakar pendidikan menyebut kemampuan literasi dapat dibangun melalui berbagai aktivitas menyenangkan. Pendekatan tersebut membantu anak mengenal kata, bahasa, dan cerita tanpa merasa sedang belajar. UNICEF dan para ahli perkembangan anak menilai pengalaman positif akan membuat anak lebih tertarik membaca di kemudian hari. Karena itu, orang tua dapat memanfaatkan aktivitas sehari-hari untuk menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini.
Aktivitas Sederhana yang Menumbuhkan Minat Literasi
Cara pertama adalah mengajak anak bercerita mengenai pengalaman sehari-hari. Orang tua dapat mendengarkan sambil mengajukan pertanyaan sederhana agar anak terbiasa menyusun cerita. Cara kedua adalah bermain tebak gambar atau kartu bergambar untuk memperkaya kosakata. Ketiga, ajak anak menyanyikan lagu anak yang mengandung rima dan pengulangan kata. Aktivitas tersebut membantu anak mengenali bunyi bahasa sebelum mampu membaca. Keempat, biasakan membaca tulisan di sekitar, seperti papan nama jalan, kemasan makanan, atau rambu lalu lintas ketika bepergian. (Sumber: UNICEF dan American Academy of Pediatrics).
Permainan Edukatif yang Membuat Anak Semakin Tertarik
Cara kelima adalah bermain peran menggunakan boneka atau mainan favorit. Orang tua dapat membuat cerita sederhana dan mengajak anak melanjutkan alurnya. Aktivitas ini melatih imajinasi sekaligus kemampuan berbahasa. Cara keenam adalah mendengarkan dongeng melalui audio atau podcast anak. Setelah selesai, ajak anak menceritakan kembali isi cerita menggunakan bahasanya sendiri. Kegiatan tersebut melatih daya ingat, kemampuan memahami cerita, dan memperkaya kosakata. Pendekatan yang menyenangkan membuat anak lebih mudah menyukai aktivitas literasi.
Bangun Kebiasaan Membaca Secara Bertahap
Para ahli menekankan bahwa keteladanan orang tua sangat memengaruhi minat baca anak. Anak yang sering melihat orang tuanya membaca cenderung lebih tertarik melakukan hal serupa. Hindari memaksa anak membaca jika belum siap karena dapat menimbulkan tekanan. Sebaliknya, ciptakan suasana yang menyenangkan melalui permainan, percakapan, dan eksplorasi lingkungan. Ketika rasa ingin tahu terus tumbuh, anak akan lebih mudah menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang dinikmati sepanjang hidup. (Sumber: UNICEF dan American Academy of Pediatrics).