Memasak bersama anak bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang di rumah. Aktivitas ini juga dapat menjadi sarana belajar matematika yang menyenangkan. Anak belajar tanpa merasa sedang mengikuti pelajaran di kelas. Proses memasak menghadirkan pengalaman langsung melalui berbagai aktivitas sehari-hari. Sejumlah penelitian menunjukkan kegiatan memasak membantu meningkatkan kemampuan numerasi, pemecahan masalah, dan berpikir logis sejak usia dini. Pembelajaran kontekstual seperti ini dinilai lebih mudah dipahami oleh anak dibandingkan metode menghafal.
Saat mengikuti resep, anak belajar menghitung jumlah bahan yang diperlukan. Mereka juga mengenal konsep penjumlahan, pengurangan, pecahan, dan perbandingan secara sederhana. Mengukur tepung, gula, atau susu membantu anak memahami satuan ukuran. Anak juga belajar menghitung waktu ketika menunggu adonan matang di dalam oven. Aktivitas tersebut membuat konsep matematika terasa lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menunjukkan fun cooking mampu memperkuat kemampuan berhitung melalui pengalaman yang menyenangkan.
Selain matematika, memasak turut melatih kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah. Anak belajar mengikuti instruksi secara berurutan agar hasil masakan sesuai harapan. Mereka juga memahami hubungan sebab dan akibat selama proses memasak berlangsung. Orang tua dapat mengajak anak berdiskusi ketika menentukan takaran atau memilih bahan makanan. Cara tersebut membantu meningkatkan rasa percaya diri serta kemampuan mengambil keputusan. Penelitian terbaru juga menemukan kegiatan memasak mendukung perkembangan literasi numerasi secara fungsional.
Orang tua tidak perlu memilih resep yang rumit untuk memulai kegiatan tersebut. Membuat sandwich, salad buah, atau kue sederhana sudah cukup melatih kemampuan berhitung anak. Pastikan aktivitas dilakukan sesuai usia dengan pengawasan orang dewasa. Berikan kesempatan kepada anak untuk mencoba dan belajar dari kesalahan. Memasak bersama bukan hanya menghasilkan makanan lezat, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antara orang tua dan anak.