Bermain bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang anak setiap hari. American Academy of Pediatrics menyebut bermain mendukung perkembangan otak dan kemampuan belajar anak. Penelitian UNICEF bersama The LEGO Foundation juga menegaskan permainan dapat menjadi sarana belajar yang efektif. Namun, kegiatan bermain perlu memenuhi beberapa aspek agar manfaatnya lebih optimal. Orang tua berperan penting memilih aktivitas yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Permainan yang tepat membantu anak belajar sambil menikmati setiap prosesnya.
Aspek pertama adalah permainan harus menyenangkan agar anak antusias mengikuti setiap aktivitas. Rasa senang membuat anak lebih mudah menyerap pengalaman dan pengetahuan baru. Aspek kedua adalah permainan harus bermakna bagi kehidupan sehari-hari anak. Aktivitas yang relevan membantu anak memahami hubungan antara pengalaman bermain dan lingkungan sekitarnya. Aspek ketiga adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk aktif mengeksplorasi berbagai ide. Anak dapat mencoba, bertanya, dan menemukan solusi melalui pengalaman langsung.
Aspek keempat adalah mendorong interaksi sosial selama bermain. Permainan kelompok membantu anak belajar bekerja sama, berbagi, dan menyelesaikan konflik secara sehat. Anak juga belajar memahami sudut pandang orang lain melalui komunikasi yang positif. Aspek kelima adalah memberi ruang untuk bereksperimen tanpa takut melakukan kesalahan. Orang tua sebaiknya memberikan dukungan daripada terlalu sering mengoreksi hasil permainan. Pendekatan tersebut membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan memecahkan masalah.
Psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo menilai permainan ideal mendukung perkembangan fisik, kognitif, bahasa, emosi, dan sosial. Karena itu, orang tua tidak perlu selalu memilih permainan yang mahal. Aktivitas sederhana tetap bermanfaat jika dilakukan dengan pendampingan yang tepat. Membaca cerita, menyusun balok, atau bermain peran dapat menjadi pilihan menarik. Yang terpenting, anak memperoleh kesempatan belajar melalui pengalaman yang menyenangkan. Bermain yang berkualitas membantu membangun keterampilan penting sebagai bekal menghadapi masa depan.