Bandara Husein Sastranegara di Bandung dijadwalkan kembali melayani penerbangan komersial mulai 17 September 2026. Reaktivasi dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan berbagai persiapan teknis dan operasional. Bandara tersebut akan melayani penerbangan domestik maupun internasional menggunakan pesawat jet dan turboprop. Langkah ini diharapkan meningkatkan konektivitas udara sekaligus mendukung sektor pariwisata dan ekonomi Jawa Barat. Pemerintah Kota Bandung juga mempercepat pembenahan akses jalan serta fasilitas pendukung di sekitar bandara.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan sedikitnya delapan rute domestik telah disiapkan. Delapan rute tersebut meliputi Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Denpasar. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tiga rute internasional menuju Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapura. Rute-rute tersebut masih menunggu kesiapan maskapai serta proses perizinan sebelum beroperasi penuh. Pemerintah berharap reaktivasi bandara mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan pelaku usaha.
Kementerian Perhubungan menyebut operasional kembali Bandara Husein dilakukan melalui koordinasi bersama InJourney Airports dan pemangku kepentingan lainnya. Sejumlah perbaikan dilakukan pada landasan, sistem bandara, dan fasilitas keselamatan penerbangan. Kategori Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran juga ditingkatkan menjadi kategori 7. Langkah tersebut dilakukan agar bandara siap melayani pesawat berbadan sedang. Pembagian rute nantinya akan disesuaikan dengan permintaan dari masing-masing maskapai.
Pemerintah Kota Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang menjelang pembukaan kembali bandara. Pembenahan meliputi drainase, penerangan jalan, area parkir, hingga akses transportasi menuju terminal. Kerja sama dengan operator taksi dan rencana layanan shuttle sedang disiapkan untuk memudahkan penumpang. Reaktivasi Bandara Husein diharapkan mengurangi waktu tempuh warga menuju bandara. Kehadiran kembali bandara tersebut juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan wisata dan investasi di Kota Bandung.