George Lucas menyatakan kecerdasan buatan atau AI mempermudah proses pembuatan film di era modern. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara bersama majalah A Rabbit’s Foot. Lucas menilai perkembangan AI merupakan bagian dari kemajuan teknologi. Menurutnya, industri film harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.
Sutradara sekaligus pencipta Star Wars itu membandingkan penolakan terhadap AI dengan penolakan mobil pada masa lalu. Lucas menyebut sikap tersebut seperti tetap memilih kereta kuda dibandingkan kendaraan bermotor. Ia mengatakan kemajuan teknologi tidak mungkin dihentikan. Lucas juga menegaskan AI membuat proses produksi film menjadi jauh lebih mudah.
Lucas dikenal sebagai pembuat film yang sering mendorong inovasi teknologi sepanjang kariernya. Ia mendirikan Industrial Light & Magic pada 1975 untuk mengembangkan efek visual modern. Lucas juga menjadi pelopor penggunaan teknologi digital dalam produksi film Hollywood. Karena itu, dukungannya terhadap AI dinilai sejalan dengan rekam jejak inovasinya.
Meski demikian, penggunaan AI masih memicu perdebatan di industri perfilman. Sejumlah sineas mendukung AI sebagai alat pendukung kreativitas dan efisiensi produksi. Namun, sebagian lainnya mengkhawatirkan dampaknya terhadap orisinalitas karya dan hak cipta. Lucas menilai setiap teknologi memiliki risiko, tetapi pengguna tetap memegang tanggung jawab atas pemanfaatannya. Ia meyakini AI akan menjadi bagian penting dari masa depan industri perfilman global.