Jantung pisang menjadi bahan makanan yang banyak diolah menjadi sayur, gulai, hingga tumisan. Namun, tidak semua jantung pisang memiliki rasa yang enak saat dimasak. Sebagian jenis memiliki rasa sepat atau pahit yang cukup kuat. Kondisi tersebut biasanya dipengaruhi jenis pisang dan tingkat kematangannya. Karena itu, memilih jantung pisang yang tepat menjadi langkah penting sebelum mulai memasak.
Salah satu ciri jantung pisang yang tidak sepat berasal dari jenis pisang kepok, pisang klutuk putih, atau pisang batu tertentu. Jenis tersebut lebih sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan dibandingkan pisang tanduk atau pisang ambon. Selain itu, pilih jantung pisang yang berukuran sedang dengan bentuk padat. Hindari jantung pisang yang terlalu tua karena cenderung memiliki serat lebih kasar. Bagian ujungnya juga sebaiknya masih rapat dan belum banyak terbuka.
Perhatikan warna kulit luar sebelum membeli jantung pisang di pasar. Pilih yang berwarna merah keunguan cerah dan tampak segar. Hindari jantung pisang yang memiliki bercak hitam berlebihan atau terlihat layu. Tekan permukaannya secara perlahan untuk memastikan teksturnya masih padat. Jantung pisang yang terlalu lembek biasanya sudah tidak segar. Setelah dibelah, pilih bagian dalam yang berwarna putih kekuningan dan tidak mengeluarkan getah berlebihan.
Rasa sepat juga dapat dikurangi melalui proses pengolahan yang benar. Kupas beberapa lapisan kulit luar hingga menemukan bagian yang lebih muda. Iris tipis sesuai kebutuhan sebelum dicuci menggunakan air bersih. Rendam irisan jantung pisang dengan air garam atau air bercampur sedikit cuka selama sekitar 15 menit. Cara tersebut membantu mengurangi getah dan rasa sepat. Setelah itu, rebus hingga empuk sebelum diolah menjadi berbagai hidangan favorit keluarga.