Jalur pendakian Gunung Andong melalui Basecamp Temu Kidul, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditutup sementara pada 18 hingga 19 Juli 2026. Penutupan dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan adat Merti Dusun Temu Kidul yang digelar masyarakat setempat. Informasi tersebut disampaikan pengelola basecamp melalui akun media sosial resminya. Selama dua hari tersebut, pendaki tidak dapat memulai maupun mengakhiri perjalanan melalui jalur Temu Kidul. Pengelola meminta calon pendaki menyesuaikan jadwal perjalanan agar tidak mengalami kendala.
Penutupan hanya berlaku untuk jalur pendakian Temu Kidul dan tidak mencakup seluruh akses menuju Gunung Andong. Pendaki masih dapat menggunakan jalur lain yang tetap beroperasi sesuai ketentuan masing-masing pengelola. Meski demikian, wisatawan disarankan memastikan informasi terbaru sebelum berangkat. Langkah tersebut penting untuk menghindari perubahan kebijakan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Pengelola juga mengimbau pendaki mematuhi seluruh aturan selama berada di kawasan gunung.
Gunung Andong memiliki ketinggian sekitar 1.726 meter di atas permukaan laut dan menjadi salah satu tujuan favorit pendaki pemula. Jalurnya relatif singkat dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam menuju puncak. Dari atas gunung, pengunjung dapat menikmati panorama Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing, Sindoro, hingga Telomoyo saat cuaca cerah. Keindahan matahari terbit dan lautan awan juga menjadi daya tarik utama kawasan ini. Tidak heran jika Gunung Andong selalu ramai dikunjungi saat akhir pekan maupun musim liburan.
Pengelola berharap seluruh pendaki menghormati kegiatan masyarakat yang berlangsung selama penutupan jalur. Setelah kegiatan selesai, jalur Temu Kidul dijadwalkan kembali dibuka pada 20 Juli 2026. Pendaki tetap diminta menjaga kebersihan, mematuhi prosedur keselamatan, dan tidak meninggalkan sampah di kawasan gunung. Persiapan yang matang akan membuat aktivitas pendakian tetap aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung.