Pringles dikenal sebagai salah satu camilan paling populer di dunia. Namun, banyak orang mengira produk ini merupakan keripik kentang biasa. Faktanya, Pringles dibuat melalui proses berbeda dibanding keripik kentang tradisional. Karena itulah, produk ini pernah menjadi perdebatan hukum di beberapa negara. Berikut lima fakta menarik di balik Pringles yang jarang diketahui.
1. Tidak Terbuat dari Irisan Kentang Utuh
Berbeda dengan keripik kentang biasa, Pringles tidak dibuat dari irisan kentang segar. Produk ini menggunakan campuran kentang kering, tepung jagung, tepung beras, pati gandum, dan bahan lainnya. Adonan tersebut kemudian dicetak sebelum digoreng. Proses ini menghasilkan bentuk yang seragam pada setiap keping.
2. Pernah Diperdebatkan Secara Hukum
Pada 1975, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyatakan Pringles tidak dapat disebut “potato chips” seperti keripik biasa. Perusahaan kemudian menggunakan istilah “potato crisps”. Di Inggris, status Pringles juga sempat diperdebatkan dalam perkara pajak karena kandungan kentangnya sekitar 42 persen.
3. Bentuknya Dirancang Secara Ilmiah
Pringles memiliki bentuk lengkung yang disebut hiperbolik paraboloid. Desain tersebut dipilih agar kepingannya mudah ditumpuk dan tidak mudah hancur. Bentuk ini juga membantu proses produksi berlangsung lebih efisien. Tabung khas Pringles dirancang untuk menjaga camilan tetap utuh selama distribusi.
4. Diciptakan untuk Mengatasi Keluhan Konsumen
Pringles dikembangkan oleh Procter & Gamble pada akhir 1960-an. Tujuannya mengurangi masalah keripik yang mudah patah, berminyak, dan cepat melempem. Inovasi tersebut membuat Pringles menjadi salah satu camilan paling ikonik di dunia. Kini, produk itu dipasarkan di lebih dari 140 negara.
5. Kini Dimiliki Mars Incorporated
Pringles awalnya dimiliki Procter & Gamble, kemudian berpindah ke Kellanova pada 2012. Pada 2024, Mars Incorporated mengakuisisi Kellanova sehingga merek Pringles ikut berada di bawah kepemilikan perusahaan tersebut. Meski statusnya berbeda dari keripik kentang tradisional, Pringles tetap menjadi salah satu camilan paling populer berkat rasa, bentuk unik, dan kemasannya yang khas.