Menyiapkan tabungan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencapai kondisi keuangan yang lebih aman. Sejumlah ahli keuangan menyarankan target tabungan berdasarkan usia sebagai acuan. Patokan ini bukan aturan mutlak. Namun, angka tersebut dapat membantu seseorang mengevaluasi kesiapan finansial untuk masa depan.
Menurut panduan Fidelity Investments, seseorang idealnya memiliki tabungan atau aset senilai satu kali gaji tahunan saat berusia 30 tahun. Misalnya, jika gaji setahun mencapai Rp120 juta, target tabungan dan investasi sebaiknya mendekati jumlah tersebut. Angka ini membantu membangun fondasi keuangan sejak usia produktif.
Saat memasuki usia 40 tahun, target yang disarankan meningkat menjadi sekitar tiga kali gaji tahunan. Pada usia ini, kebutuhan finansial biasanya bertambah, seperti biaya pendidikan anak atau cicilan rumah. Karena itu, konsistensi menabung dan berinvestasi menjadi semakin penting untuk menjaga kestabilan keuangan.
Memasuki usia 50 tahun, ahli menyarankan tabungan dan investasi mencapai sekitar enam kali gaji tahunan. Target tersebut diharapkan dapat membantu mempersiapkan masa pensiun. Semakin dekat usia pensiun, semakin penting memastikan dana yang dimiliki mampu memenuhi kebutuhan hidup di masa mendatang.
Meski demikian, target tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang. Pendapatan, jumlah tanggungan, dan tujuan keuangan dapat memengaruhi besarnya tabungan yang dibutuhkan. Para perencana keuangan juga menyarankan memiliki dana darurat, mengelola utang dengan baik, serta berinvestasi secara rutin agar tujuan finansial lebih mudah tercapai.