Hubungan Pangeran William dan Raja Charles III kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai perbedaan pandangan keduanya. Ketegangan disebut berkaitan dengan sikap mereka terhadap Pangeran Harry. Namun, laporan tersebut berasal dari sumber kerajaan dan belum dikonfirmasi langsung oleh William maupun Charles.
Raja Charles menunjukkan sikap lebih terbuka terhadap rekonsiliasi dengan putra bungsunya. Pada 10 Juli 2026, Charles bertemu Harry, Meghan Markle, Archie, dan Lilibet di Highgrove. Pertemuan tersebut menjadi momen penting setelah hubungan mereka mengalami ketegangan selama beberapa tahun. William dan Kate disebut tidak mengetahui pertemuan tersebut sebelumnya.
Sikap Charles terhadap Harry dilaporkan berbeda dengan William yang masih menjaga jarak dari adiknya. William disebut belum bersedia membuka jalan rekonsiliasi setelah berbagai perselisihan keluarga. Perbedaan pendekatan tersebut dikabarkan menimbulkan gesekan antara William dan ayahnya. Meski demikian, keduanya tetap berkomunikasi dan menjalankan tugas kerajaan masing-masing.
Sejumlah laporan sebelumnya bahkan menyebut hubungan Charles dan William sedang berada dalam kondisi kurang baik. Namun, klaim tersebut mendapat bantahan dari sumber yang disebut dekat dengan Pangeran Wales. Sumber itu menggambarkan hubungan William dan Charles tetap sangat positif. Karena itu, kabar mengenai keretakan serius sebaiknya dipahami sebagai laporan media, bukan pernyataan resmi kerajaan.
Perbedaan pandangan dalam keluarga kerajaan Inggris kembali mendapat perhatian setelah Charles membuka komunikasi dengan Harry. William sejauh ini belum terlihat mengikuti pendekatan serupa terhadap adiknya. Situasi tersebut membuat hubungan ayah dan anak itu terus menjadi perhatian media internasional. Namun, belum ada bukti bahwa perbedaan tersebut berkembang menjadi konflik terbuka antara Charles dan William.