Seniman Lukis Nasirun Meninggal Dunia, Sempat Mengeluh Dada Sakit

0 0
Read Time:1 Minute, 10 Second

Dunia seni rupa Indonesia berduka setelah pelukis Nasirun meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Seniman asal Cilacap tersebut mengembuskan napas terakhir di Yogyakarta pada usia 60 tahun. Kabar kepergiannya mengejutkan keluarga, sahabat, serta komunitas seni di Yogyakarta. Nasirun dikenal sebagai salah satu pelukis penting yang lama berkarya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelum meninggal, Nasirun disebut sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada. Kondisinya kemudian membutuhkan penanganan medis dan ia dibawa ke rumah sakit. Nasirun dilaporkan meninggal dunia di RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Kabar duka tersebut kemudian menyebar melalui lingkungan seniman dan berbagai media.

Nasirun lahir di Cilacap, Jawa Tengah, pada 1 Oktober 1965. Ia menempuh pendidikan seni di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Namanya kemudian dikenal melalui karya yang memadukan pengalaman personal, tradisi Jawa, mitologi, serta berbagai simbol budaya. Gaya ekspresif dan eksplorasi visual membuat karya Nasirun memiliki karakter kuat dalam perkembangan seni rupa Indonesia.

Sebelum wafat, Nasirun masih aktif berkarya dan mengikuti kegiatan seni. Ia bersama Dunadi menggelar pameran bertajuk “Arundhati” di Pendhapa Art Space, Bantul. Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung sejak 20 Juni hingga 20 Agustus 2026. Aktivitas itu menunjukkan Nasirun masih produktif dalam berkarya menjelang akhir hayatnya.

Jenazah Nasirun dijadwalkan dimakamkan di kompleks Makam Seniman Girisapto, Imogiri, Bantul. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi lingkungan seni rupa Indonesia. Selama perjalanan kariernya, Nasirun menghasilkan banyak karya dengan identitas visual yang khas. Warisan karya tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan seni rupa kontemporer Indonesia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %