Kesenjangan Adopsi AI Masih terjadi

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

Adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) terus meningkat di berbagai sektor. Namun, para ahli menilai masih terdapat kesenjangan yang cukup lebar antara tingginya penggunaan AI dan implementasi yang benar-benar memberikan nilai bagi organisasi.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut tingkat adopsi AI di Indonesia telah mencapai 92 persen. Meski demikian, sebagian besar pemanfaatannya masih sebatas untuk kebutuhan produktivitas dasar dan belum sepenuhnya mendorong penciptaan nilai ekonomi yang lebih besar.

Laporan industri juga menunjukkan kondisi serupa. Sekitar 28 persen pelaku usaha di Indonesia telah menggunakan AI dalam berbagai bentuk, tetapi hanya sekitar 9 persen yang mengintegrasikannya ke dalam proses bisnis utama. Sebanyak 45 persen lainnya masih berada pada tahap uji coba atau eksperimen.

Para pakar menilai tantangan terbesar bukan lagi pada ketersediaan teknologi, melainkan kesiapan sumber daya manusia, kualitas data, serta kemampuan perusahaan menyusun strategi implementasi AI yang tepat.

Pemerintah sendiri tengah menyiapkan peta jalan nasional pemanfaatan AI untuk periode 2026–2029. Strategi tersebut mencakup penerapan AI di berbagai sektor, seperti pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga program prioritas nasional.

Meski peluangnya besar, Indonesia masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan talenta AI, infrastruktur komputasi, dan kebutuhan regulasi yang mampu mengimbangi perkembangan teknologi. Kondisi ini dinilai menjadi penyebab kesenjangan adopsi AI masih terjadi di berbagai sektor.

Para pengamat menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan industri teknologi menjadi kunci untuk mempercepat transformasi digital. Dengan strategi yang tepat, AI diharapkan tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi Indonesia di masa depan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %