Brad Pitt Menang Gugatan terhadap Angelina Jolie Terkait Kilang Anggur

0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

Brad Pitt kembali meraih kemenangan hukum dalam sengketa berkepanjangan dengan mantan istrinya, Angelina Jolie, terkait kepemilikan kilang anggur Château Miraval di Prancis. Kali ini, Pengadilan Tinggi California mengabulkan permohonan Pitt untuk memaksa sejumlah pihak yang terlibat dalam pembelian saham Jolie memberikan kesaksian di bawah sumpah.

Putusan tersebut berkaitan dengan penjualan saham milik Jolie di Château Miraval kepada Tenute del Mondo, divisi anggur dari Stoli Group, pada 2021. Pitt menilai transaksi itu melanggar kesepakatan mereka yang disebut mengharuskan persetujuan kedua belah pihak sebelum salah satu menjual kepemilikannya.

Melalui putusan tertanggal 17 Juni 2026, hakim memerintahkan sejumlah eksekutif dan pihak terkait dari Stoli Group menjalani proses deposisi. Pitt berpendapat mereka memiliki informasi penting mengenai proses penjualan saham tersebut. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung sebelum 30 September 2026.

Tim hukum Pitt menyambut baik putusan itu. Mereka menyebut keputusan pengadilan sebagai langkah menuju transparansi dalam mengungkap proses penjualan Château Miraval. Menurut mereka, pemeriksaan para saksi akan membantu memperjelas fakta yang selama ini dipersengketakan.

Di sisi lain, kubu Angelina Jolie menegaskan putusan tersebut tidak menentukan siapa yang akan memenangkan perkara utama. Pengacara Jolie menyatakan kliennya tetap yakin dapat membuktikan posisinya saat persidangan nanti. Mereka juga membantah adanya perjanjian yang melarang Jolie menjual saham tanpa persetujuan Pitt.

Perselisihan mengenai Château Miraval bermula setelah Jolie menjual kepemilikannya pada 2021. Pada 2022, Pitt menggugat mantan istrinya dengan alasan transaksi tersebut melanggar kesepakatan bisnis yang telah dibuat ketika mereka masih menjadi pasangan. Sengketa itu terus berlanjut meski perceraian keduanya telah resmi diselesaikan pada akhir 2024.

Persidangan utama sengketa Château Miraval diperkirakan baru akan digelar pada 2027. Hingga saat itu, proses hukum masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti dari kedua belah pihak.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %