Nadhif Basalamah Buka Suara soal Pelecehan Seksual yang Dialaminya di X dan TikTok

0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

Penyanyi Nadhif Basalamah mengungkap pengalaman tidak menyenangkan yang selama ini dialaminya di media sosial. Pelantun lagu Penjaga Hati itu mengaku menjadi korban pelecehan seksual secara daring melalui platform X dan TikTok. Pengakuan tersebut disampaikan melalui akun X pribadinya pada Sabtu (27/6).

Dalam unggahannya, Nadhif mengaku sempat ragu untuk berbicara kepada publik. Ia bahkan mengatakan tangannya gemetar saat menulis curahan hati tersebut. Menurutnya, komentar bernada seksual yang diterimanya sudah melewati batas dan membuatnya merasa sangat tidak nyaman.

Nadhif juga mengunggah sejumlah tangkapan layar berisi komentar yang diterimanya. Komentar tersebut berisi objektifikasi hingga kalimat vulgar yang ditujukan kepadanya. Ia mengatakan perlakuan itu telah berlangsung cukup lama dan bukan hanya terjadi sekali atau dua kali.

Musisi berusia 26 tahun itu mengaku lelah menghadapi situasi tersebut. Ia bahkan mempertanyakan anggapan bahwa pelecehan merupakan risiko yang harus diterima oleh seorang figur publik. Menurut Nadhif, tidak ada profesi yang membuat seseorang pantas menjadi sasaran pelecehan seksual.

Dalam unggahan lanjutan, Nadhif menegaskan pernyataannya tidak ditujukan kepada kelompok atau komunitas tertentu. Ia mengatakan memiliki banyak teman dari berbagai latar belakang dan tetap menghormati mereka. Baginya, persoalan utama adalah perilaku sebagian pengguna media sosial yang melontarkan komentar tidak senonoh.

Nadhif mengungkapkan bahwa komentar serupa sebenarnya sudah ia terima sejak 2024. Namun, ia memilih diam hingga akhirnya memutuskan berbicara karena merasa pelecehan tersebut terus berulang. Ia berharap publik memahami bahwa tindakan itu dapat berdampak pada kondisi mental korban.

Curahan hati Nadhif mendapat banyak dukungan dari penggemar, rekan musisi, dan warganet. Mereka mengecam pelecehan seksual di ruang digital serta mengingatkan bahwa korban dapat berasal dari siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki. Sejumlah pengguna media sosial juga mengajak masyarakat menciptakan ruang digital yang lebih aman dan saling menghormati.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %