Tidur bersama hewan peliharaan berisiko tularkan penyakit

0 0
Read Time:1 Minute, 11 Second

Tidur bersama Hewan Peliharaan menjadi kebiasaan yang dilakukan banyak pemilik kucing maupun anjing. Meski dapat memberikan rasa nyaman dan mempererat ikatan dengan hewan kesayangan, para ahli mengingatkan bahwa kebiasaan ini juga memiliki risiko kesehatan yang perlu diperhatikan. Risiko tersebut terutama berkaitan dengan penularan penyakit dari hewan ke manusia atau zoonosis.

Beberapa penyakit yang berpotensi menular antara lain infeksi jamur, kutu, tungau, bakteri, hingga parasit tertentu. Risiko akan meningkat jika hewan tidak mendapatkan vaksin, jarang dimandikan, atau tidak rutin menjalani pemeriksaan kesehatan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah menjadi kelompok yang paling rentan mengalami infeksi.

Selain risiko penyakit, tidur bersama hewan juga dapat mengganggu kualitas istirahat. Gerakan hewan saat tidur, suara, atau kebiasaannya berpindah tempat dapat membuat pemilik lebih sering terbangun pada malam hari. Meski demikian, beberapa penelitian menunjukkan kehadiran hewan peliharaan juga dapat memberikan rasa tenang dan mengurangi stres pada sebagian orang.

Dokter hewan menyarankan pemilik tetap menjaga kebersihan hewan peliharaan apabila ingin tidur bersama. Hewan sebaiknya mendapatkan vaksin sesuai jadwal, rutin diberi obat cacing dan antikutu, serta dimandikan secara berkala. Pemilik juga dianjurkan mencuci tangan setelah bermain dengan hewan dan segera memeriksakan hewan ke dokter jika menunjukkan tanda-tanda sakit.

Para ahli menegaskan bahwa tidur bersama hewan peliharaan tidak selalu berbahaya apabila kebersihan dan kesehatannya terjaga dengan baik. Namun, setiap pemilik perlu memahami manfaat dan risikonya sehingga dapat mengambil keputusan yang paling sesuai untuk menjaga kesehatan diri maupun hewan kesayangannya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %