Berita Buruk Ada di Mana-Mana, Bagaimana Cara Tetap Waras Saat Mengikutinya?

0 0
Read Time:49 Second

Paparan Berita Buruk kini semakin mudah ditemui melalui media sosial, televisi, dan portal berita. Informasi mengenai bencana, konflik, kecelakaan, hingga krisis ekonomi dapat memengaruhi suasana hati jika dikonsumsi secara berlebihan. Para ahli menyebut kondisi ini sebagai doomscrolling.

Psikolog menyarankan masyarakat membatasi waktu untuk mengikuti berita setiap hari. Pilih waktu tertentu untuk membaca informasi. Hindari terus-menerus menyegarkan media sosial atau aplikasi berita. Cara tersebut dapat membantu mengurangi rasa cemas.

Masyarakat juga dianjurkan memilih sumber informasi yang tepercaya. Hindari menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Informasi yang akurat membantu seseorang memahami situasi tanpa menambah kepanikan.

Jika merasa terbebani, lakukan aktivitas yang menyenangkan. Berolahraga, membaca buku, berbincang dengan keluarga, atau berjalan di ruang terbuka dapat membantu mengurangi tekanan. Menjaga pola tidur dan mengonsumsi makanan bergizi juga penting bagi kesehatan mental.

Para ahli menegaskan mengikuti perkembangan berita tetap penting. Namun, keseimbangan juga perlu dijaga agar tidak berdampak negatif pada kesehatan mental. Bila kecemasan berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, segera berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan profesional.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %