Fenomena Purnama Stroberi kembali menarik perhatian para pecinta langit malam. Salah satu pemandangan paling memukau terlihat di atas Temple of Poseidon, Yunani. Cahaya bulan purnama menciptakan panorama yang memikat wisatawan dan fotografer.
Purnama Stroberi merupakan nama tradisional untuk bulan purnama yang muncul pada Juni. Sebutan tersebut tidak berkaitan dengan warna bulan. Nama itu berasal dari suku asli Amerika yang menandai musim panen stroberi.
Temple of Poseidon berada di Cape Sounion, sekitar 70 kilometer dari Athena. Kuil kuno itu dibangun pada abad ke-5 sebelum Masehi. Lokasinya menghadap Laut Aegea sehingga menjadi tempat favorit menikmati matahari terbenam dan bulan purnama.
Saat Purnama Stroberi terbit, cahaya bulan tampak muncul dari balik laut dan melintasi kuil bersejarah tersebut. Fenomena itu menghasilkan perpaduan antara keindahan alam dan warisan budaya. Kondisi tersebut sering dimanfaatkan fotografer untuk mengabadikan momen langka.
Para astronom menjelaskan warna bulan dapat terlihat kekuningan atau kemerahan saat berada dekat cakrawala. Efek tersebut dipengaruhi oleh hamburan cahaya di atmosfer Bumi. Setelah bulan semakin tinggi, warnanya akan kembali tampak lebih terang.
Fenomena Purnama Stroberi dapat disaksikan dari berbagai belahan dunia jika cuaca cerah. Namun, pemandangan di atas Temple of Poseidon tetap menjadi salah satu yang paling ikonik. Perpaduan sejarah dan keindahan langit malam menjadikannya daya tarik wisata kelas dunia.