Di Balik Serbuan Ribuan Imigran, Ceuta Punya 7 Wisata Menawan

0 0
Read Time:1 Minute, 12 Second

Ceuta menjadi sorotan setelah wilayah Spanyol di Afrika Utara tersebut menghadapi gelombang kedatangan imigran dari Maroko. Reuters melaporkan ribuan orang masih berada di Ceuta pada awal Agustus 2026. Di balik krisis tersebut, Ceuta sebenarnya menyimpan beragam destinasi wisata bersejarah dan pemandangan pesisir menarik.

Destinasi pertama adalah Royal Walls atau Murallas Reales, kompleks pertahanan yang menjadi ikon Ceuta. Kawasan ini memiliki benteng, parit, galeri, dan struktur pertahanan bersejarah. Kedua, wisatawan dapat mengunjungi Mediterranean Maritime Park yang menawarkan kawasan rekreasi dekat laut. Taman tersebut merupakan karya arsitek César Manrique.

Tempat ketiga adalah Monte Hacho, kawasan tinggi yang menawarkan sisi sejarah pertahanan Ceuta. Di kawasan tersebut terdapat benteng yang menjadi bagian penting perjalanan panjang kota. Keempat, Arab Baths menghadirkan peninggalan pemandian bergaya hammam dari masa Islam. Kelima, Ceuta Cathedral menjadi bangunan keagamaan bersejarah yang berdiri di kawasan pusat kota.

Destinasi keenam adalah Sanctuary of Santa María de África dengan karakter arsitektur Barok. Tempat tersebut menjadi salah satu bangunan keagamaan penting bagi masyarakat Ceuta. Ketujuh, wisatawan dapat melihat House of the Dragons yang terkenal dengan ornamen naga pada bagian atap. Bangunan tersebut menjadi salah satu contoh menarik arsitektur eklektik di kota.

Ceuta juga menawarkan aktivitas bahari karena berada dekat pertemuan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania. Wisatawan dapat menikmati kayak, menyelam, hingga mengamati lumba-lumba dan paus di sekitar pesisir. Namun, kondisi keamanan dan aturan perjalanan terbaru tetap perlu diperiksa sebelum berkunjung. Krisis migrasi terbaru membuat perkembangan situasi Ceuta penting dipantau oleh calon wisatawan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %