Band for Revenge mengungkap pengalaman berbeda saat dipercaya menggarap soundtrack sebuah film. Berbeda dengan membuat lagu untuk album, mereka harus menyesuaikan komposisi musik dengan alur cerita dan perkembangan emosi setiap adegan.
Menurut personel for Revenge, proses kreatif dimulai dengan memahami naskah dan konsep film. Mereka berdiskusi dengan sutradara serta tim produksi agar lagu yang diciptakan mampu memperkuat pesan yang ingin disampaikan kepada penonton.
Band asal Bandung tersebut mengaku tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara identitas musik mereka dengan kebutuhan cerita. Lagu yang dibuat harus tetap memiliki karakter khas for Revenge, namun tidak boleh mengganggu jalannya narasi film.
Selain menyusun lirik, mereka juga menyesuaikan aransemen, tempo, dan nuansa musik agar selaras dengan suasana dalam film. Proses tersebut membutuhkan revisi beberapa kali hingga seluruh pihak merasa hasil akhirnya sesuai dengan visi yang diinginkan.
for Revenge menilai pengalaman menggarap soundtrack menjadi kesempatan untuk memperluas eksplorasi musikal mereka. Band ini berharap lagu yang dihasilkan tidak hanya mendukung kekuatan cerita di layar lebar, tetapi juga dapat dinikmati sebagai karya musik yang berdiri sendiri. Mereka optimistis kolaborasi antara industri musik dan perfilman akan terus berkembang dan melahirkan lebih banyak karya berkualitas di Indonesia.