Aktris Greta Lee mengaku sempat diliputi rasa takut sebelum menerima tawaran membintangi film The Last House. Pemeran yang dikenal lewat film Past Lives itu mengatakan proyek tersebut membawanya keluar dari zona nyaman. Ia harus menghadapi karakter dengan emosi yang lebih kompleks dibandingkan peran-peran sebelumnya. Greta mengaku sempat mempertanyakan kemampuannya untuk memerankan tokoh tersebut secara meyakinkan. Namun, tantangan itulah yang akhirnya mendorongnya menerima proyek tersebut.
Dalam wawancara bersama media internasional, Greta menjelaskan bahwa rasa takut merupakan bagian dari proses kreatif sebagai seorang aktor. Menurutnya, setiap proyek baru selalu menghadirkan ketidakpastian yang harus dihadapi. Ia percaya perasaan tersebut justru membantunya menggali karakter dengan lebih mendalam. Selama proses persiapan, Greta bekerja sama dengan sutradara dan tim produksi untuk memahami latar belakang tokoh yang diperankannya. Pendekatan itu membuatnya lebih percaya diri saat proses syuting dimulai.
The Last House menjadi salah satu proyek terbaru Greta Lee setelah penampilannya mendapat banyak pujian dalam beberapa tahun terakhir. Film tersebut mengusung kisah drama psikologis yang menyoroti hubungan antarmanusia dalam situasi penuh tekanan. Greta menilai naskah film memiliki cerita yang kuat serta memberikan ruang bagi para pemain mengeksplorasi emosi karakter. Ia juga mengapresiasi proses kolaborasi dengan para pemain dan kru selama produksi berlangsung. Pengalaman itu disebutnya menjadi salah satu yang paling berkesan sepanjang kariernya.
Greta berharap penonton dapat merasakan perjalanan emosional yang disampaikan melalui The Last House. Ia menilai film tersebut tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga menyampaikan pesan mengenai keberanian menghadapi ketakutan. Pengalaman pribadinya sebelum syuting menjadi pengingat bahwa rasa takut tidak selalu menjadi penghalang untuk berkembang. Justru, keberanian melangkah di tengah ketidakpastian sering melahirkan karya yang bermakna. Film ini pun diharapkan menjadi salah satu penampilan terbaik Greta Lee di layar lebar.