Penyanyi Keisya Levronka mengungkapkan dirinya sempat menghentikan seluruh aktivitas pekerjaan selama beberapa bulan. Keputusan itu diambil setelah sang adik, Lexi Valleno Havlenda, terjatuh dari lantai enam gedung kampus pada 2024.
Keisya mengatakan dirinya dan sang ibu memilih fokus mendampingi proses pemulihan Lexi. Menurutnya, kondisi adiknya tidak hanya membutuhkan perawatan fisik. Dukungan mental juga menjadi hal yang sangat penting selama masa pemulihan.
Selama beberapa bulan, Keisya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sang adik. Ia mengaku ikut menyuapi makan, memotong kuku, hingga mendampingi Lexi yang saat itu belum dapat beraktivitas secara mandiri akibat cedera yang dialaminya.
Di tengah masa sulit tersebut, Keisya juga menciptakan sebuah lagu yang terinspirasi dari perjuangan sang adik. Ia menjadikan musik sebagai cara untuk menyalurkan perasaan sekaligus memberikan semangat kepada Lexi selama menjalani proses pemulihan.
Saat ini, keluarga Keisya tengah menempuh jalur hukum terkait insiden tersebut. Gugatan perdata terhadap pihak Universitas Tarumanagara telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Keluarga berharap proses hukum dapat memberikan kejelasan serta rasa keadilan atas peristiwa yang menimpa Lexi.