Pihak Ruben Onsu meminta publik menghentikan rumor mengenai kondisi kesehatan sang presenter yang ramai beredar di media sosial. Isu tersebut mengaitkan Ruben dengan HIV setelah potongan percakapan pribadi menjadi perhatian warganet. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, membantah spekulasi tersebut dan menunjukkan dokumen pemeriksaan laboratorium sebagai bagian dari klarifikasi. Ia menyebut hasil pemeriksaan kliennya menunjukkan status non-reaktif.
Rumor bermula setelah Minola memperlihatkan pesan yang diklaim berasal dari Sarwendah dalam wawancara bersama Denny Sumargo. Sejumlah warganet kemudian memperbesar tangkapan layar percakapan tersebut dan membuat berbagai interpretasi. Dari sinilah muncul spekulasi mengenai obat ARV dan kondisi kesehatan Ruben. Pihak Ruben menilai informasi tersebut berkembang terlalu jauh dan tidak sesuai dengan bukti pemeriksaan yang mereka miliki.
Minola kemudian memperlihatkan beberapa dokumen pemeriksaan laboratorium untuk menjawab keraguan publik. Ia menyebut Ruben telah menjalani pemeriksaan dan hasil yang diperoleh adalah non-reaktif. Dalam pemeriksaan HIV, istilah reaktif dan non-reaktif digunakan untuk melaporkan hasil tes skrining. Meski demikian, interpretasi medis tetap harus mempertimbangkan jenis pemeriksaan, waktu tes, serta kemungkinan masa jendela.
Pihak Ruben juga meminta masyarakat tidak menyebarkan dugaan mengenai kondisi kesehatan seseorang tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi kesehatan merupakan persoalan sensitif dan dapat berdampak terhadap kehidupan pribadi seseorang. Mereka berharap klarifikasi tersebut dapat menghentikan spekulasi yang terus berkembang di berbagai platform media sosial.
Polemik muncul ketika Ruben dan Sarwendah masih menjalani perselisihan mengenai hak asuh anak. Ruben telah mengajukan gugatan hak asuh ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 30 Juni 2026. Namun, rumor kesehatan tersebut merupakan isu berbeda yang diminta pihak Ruben untuk tidak terus dikembangkan.