Penyanyi pop legendaris Madonna mengungkap alasan di balik batalnya proyek film biografi yang telah lama ia kembangkan. Menurutnya, proyek tersebut tidak berlanjut karena perbedaan pandangan dengan pihak studio terkait besarnya anggaran produksi.
Dalam wawancara terbaru dengan Interview Magazine, Madonna mengatakan dirinya telah menghabiskan sekitar dua tahun untuk menulis naskah dan dua tahun berikutnya bekerja bersama Universal Pictures dalam proses penyusunan anggaran serta pemilihan pemain.
Madonna menjelaskan bahwa kisah hidupnya membutuhkan produksi berskala besar. Ia menilai perjalanan karier dan kehidupannya yang panjang tidak bisa diceritakan secara maksimal dengan anggaran yang terbatas.
Proyek biopik tersebut sebelumnya menarik perhatian publik karena akan dibintangi Julia Garner sebagai pemeran Madonna. Sang penyanyi juga direncanakan menjadi sutradara sekaligus penulis naskah film tersebut.
Menurut Madonna, ia sempat menawarkan alternatif produksi dengan biaya lebih rendah di Serbia. Namun usulan tersebut tidak mendapatkan dukungan penuh dari pihak studio sehingga pembicaraan akhirnya menemui jalan buntu.
Film yang sempat menggunakan judul kerja Who’s That Girl itu sebenarnya telah dikembangkan sejak 2020. Namun proyek tersebut dilaporkan dihentikan pada 2023 setelah berbagai kendala produksi dan negosiasi anggaran.
Setelah proyek film batal, Madonna sempat menjajaki kemungkinan mengubah kisah hidupnya menjadi serial televisi. Bahkan, layanan streaming Netflix disebut pernah menunjukkan minat untuk mengembangkan proyek tersebut.
Meski demikian, rencana serial juga menghadapi hambatan karena masalah hak penggunaan naskah yang sebelumnya telah dikembangkan bersama Universal Pictures. Kondisi tersebut membuat proses pengembangan berjalan lebih rumit dari yang diperkirakan.
Untuk saat ini, Madonna memilih kembali fokus pada karier musiknya. Penyanyi berusia 67 tahun itu tengah menyiapkan album baru berjudul Confessions II yang dijadwalkan rilis pada Juli 2026.