Norwegia mendapatkan sorotan global setelah tim nasionalnya tampil mengesankan pada Piala Dunia 2026. Turnamen tersebut menjadi penampilan pertama Norwegia sejak 1998. Erling Haaland menjadi salah satu figur utama yang menarik perhatian penggemar internasional. Perjalanan Norwegia akhirnya terhenti pada perempat final setelah kalah 1-2 dari Inggris.
Popularitas Norwegia tidak hanya datang dari performa pemain selama pertandingan. Viking Row menjadi atraksi pendukung yang viral sepanjang turnamen di Amerika Utara. Ribuan suporter duduk berbaris sambil menirukan gerakan mendayung kapal Viking secara serempak. Tradisi baru tersebut bahkan muncul di Times Square hingga parlemen Norwegia.
Haaland turut memperbesar popularitas Viking Row dengan mengikuti perayaan bersama rekan setim dan pendukung Norwegia. Penyerang tersebut mencetak tujuh gol dalam empat pertandingan sepanjang perjalanan timnya. Penampilan tersebut membuat namanya semakin dikenal, khususnya di kalangan penonton sepak bola Amerika. Popularitasnya berlanjut melalui berbagai penampilan publik setelah turnamen berakhir.
Fenomena tersebut sekaligus memberikan promosi internasional bagi identitas budaya dan pariwisata Norwegia. Viking Row mengambil inspirasi dari sejarah maritim, fjord, perahu, dan tradisi mendayung masyarakat Norwegia. Situs pariwisata resmi Norwegia bahkan memperkenalkan fenomena tersebut sebagai bagian dari identitas negara. Namun, peningkatan kunjungan wisatawan pascaturnamen membutuhkan data resmi sebelum disebut sebagai lonjakan nyata.
Momentum Piala Dunia memberi Norwegia peluang memperkenalkan fjord, pegunungan, budaya Viking, dan berbagai destinasi lainnya. Haaland menjadi wajah global yang membantu meningkatkan perhatian terhadap negara tersebut. Viking Row juga memberikan citra unik yang mudah dikenali masyarakat internasional. Efek jangka panjang terhadap pariwisata akan terlihat melalui perkembangan jumlah kunjungan setelah Piala Dunia 2026.