Televisi masih menjadi salah satu media hiburan yang banyak digunakan di rumah. Namun, orang tua perlu memperhatikan paparan layar pada bayi dan anak usia dini.Selain durasi menonton, jarak antara bayi dan televisi juga menjadi faktor penting. Jarak yang terlalu dekat dapat membuat mata bekerja lebih keras dan berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan.
Dokter mata menyarankan agar anak duduk dengan jarak yang cukup dari layar televisi. Sebagai panduan umum, jarak ideal berkisar tiga hingga lima kali lebar layar televisi.Misalnya, jika televisi memiliki lebar sekitar satu meter, maka jarak menonton yang disarankan berada pada rentang tiga hingga lima meter.
Meski demikian, bayi sebenarnya tidak dianjurkan menonton televisi dalam waktu lama. Organisasi kesehatan anak merekomendasikan agar bayi di bawah usia 18 bulan sebisa mungkin tidak terpapar layar, kecuali untuk kebutuhan komunikasi video dengan keluarga.
Paparan layar yang berlebihan pada bayi dapat memengaruhi kualitas tidur. Selain itu, waktu yang seharusnya digunakan untuk berinteraksi dan bermain dapat berkurang.Orang tua juga perlu memperhatikan posisi duduk anak saat menonton. Pastikan anak duduk dengan nyaman dan tidak terlalu menunduk atau mendongak.
Pencahayaan ruangan juga memegang peranan penting. Menonton televisi dalam ruangan yang terlalu gelap dapat membuat mata lebih cepat lelah.
Jika anak sering mendekati layar televisi, orang tua sebaiknya tidak langsung menganggap hal tersebut sebagai kebiasaan biasa. Kondisi itu bisa menjadi tanda adanya gangguan penglihatan yang perlu diperiksakan lebih lanjut.
Selain menjaga jarak, batasi durasi penggunaan layar sesuai usia anak. Aktivitas bermain, membaca buku, dan berinteraksi dengan keluarga tetap menjadi pilihan terbaik untuk mendukung tumbuh kembang.
Membiasakan aturan penggunaan layar sejak dini juga dapat membantu anak memiliki kebiasaan digital yang lebih sehat di masa depan.
Kesehatan mata anak tidak hanya ditentukan oleh jarak menonton televisi. Pola hidup sehat, waktu bermain di luar ruangan, dan pemeriksaan mata secara berkala juga memiliki peran penting.
Dengan pengawasan yang tepat, orang tua dapat membantu menjaga kesehatan mata sekaligus mendukung perkembangan anak secara optimal.