Gelombang panas dan kebakaran hutan kembali mengganggu musim liburan di sejumlah wilayah Eropa. Prancis menjadi salah satu negara yang menghadapi kebakaran besar pada musim panas 2026. Kebakaran di wilayah barat daya bahkan memaksa ribuan penduduk dan wisatawan meninggalkan kawasan terdampak. Meski demikian, industri pariwisata berharap wisatawan tidak langsung membatalkan seluruh rencana liburan ke Prancis.
Kebakaran besar melanda wilayah Gironde dan Landes menjelang akhir Juli 2026. Pemerintah daerah melakukan evakuasi terhadap kawasan wisata, termasuk perkemahan, desa liburan, dan penginapan wisata di sekitar Lacanau. Gangguan juga terjadi pada jaringan transportasi regional akibat penutupan jalan dan penghentian sejumlah layanan kereta.
Pemerintah Nouvelle-Aquitaine sempat menyarankan masyarakat membatasi perjalanan menuju kawasan Gironde dan Landes hingga 31 Juli. Penumpang yang terdampak dapat mengajukan perubahan perjalanan tanpa biaya atau pembatalan dengan pengembalian dana penuh. Kebijakan tersebut menunjukkan pembatasan terutama diberlakukan pada kawasan yang terdampak langsung.
Kebakaran juga memengaruhi keputusan sebagian wisatawan yang sudah mengeluarkan biaya besar untuk liburan. Sejumlah pelancong tetap melanjutkan perjalanan karena khawatir kehilangan uang yang sudah dibayarkan. Namun, keselamatan tetap harus menjadi pertimbangan utama sebelum memasuki wilayah yang terdampak kebakaran.
Wisatawan yang merencanakan liburan ke Prancis disarankan tidak menyamaratakan kondisi seluruh negara berdasarkan kebakaran di wilayah tertentu. Informasi mengenai kebakaran, transportasi, kualitas udara, dan evakuasi perlu diperiksa menjelang keberangkatan. Perubahan rencana dapat dilakukan apabila destinasi berada dekat kawasan berbahaya. Situasi kebakaran juga dapat berubah cepat mengikuti suhu, angin, dan kondisi cuaca setempat.