Studi Ungkap Durasi Tidur Ideal agar Tidak Alami Penuaan Dini

0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Tidur yang cukup ternyata berperan penting dalam memperlambat proses penuaan biologis. Temuan itu diungkap dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan jurnal Nature pada Mei 2026. Penelitian menganalisis hubungan antara durasi tidur dan indikator penuaan pada berbagai organ tubuh. Hasilnya menunjukkan waktu tidur yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan jangka panjang.

Para peneliti menemukan durasi tidur ideal berada pada kisaran 6,4 hingga 7,8 jam setiap malam. Rentang tersebut dikaitkan dengan tingkat penuaan biologis yang lebih rendah dibandingkan pola tidur lainnya. Sebaliknya, tidur kurang dari enam jam atau lebih dari delapan jam berkaitan dengan percepatan penuaan biologis. Temuan tersebut diperoleh dari analisis data UK Biobank yang mencakup ratusan ribu peserta.

Penelitian juga menemukan pola berbentuk huruf U antara durasi tidur dan kesehatan tubuh. Tidur terlalu singkat maupun terlalu lama sama-sama meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Risiko tersebut meliputi depresi, diabetes, gangguan metabolisme, hingga peningkatan angka kematian. Hubungan itu terlihat pada berbagai sistem tubuh, termasuk otak, jantung, paru-paru, dan sistem kekebalan.

Meski demikian, kebutuhan tidur setiap orang dapat berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Para peneliti menyarankan masyarakat menjaga pola tidur yang konsisten setiap malam. Kebiasaan tidur teratur dinilai lebih bermanfaat dibandingkan sekadar mengejar durasi tidur panjang. Temuan ini memperkuat pentingnya kualitas dan durasi tidur dalam mendukung proses penuaan yang lebih sehat serta menurunkan risiko penyakit di masa depan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %