Suasana duka menyelimuti pemakaman komedian Simson Rarameha Ngadang atau Temon di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga, sahabat, dan rekan sesama artis. Jenazah sebelumnya disemayamkan di rumah duka serta dilepas melalui ibadah penghormatan di Gereja Effatha. Peti jenazah tiba sekitar pukul 12.15 WIB sebelum dibawa menuju liang lahat. Kehadiran para pelayat menunjukkan besarnya rasa kehilangan atas sosok komedian tersebut.
Momen paling mengharukan terjadi ketika peti jenazah mulai diturunkan ke liang lahat. Tangis keluarga pecah mengiringi proses pemakaman yang berlangsung penuh haru. Sang istri, Mae, mendekati sisi makam untuk memberikan salam perpisahan terakhir. Dengan suara bergetar, ia mengucapkan, “Sampai jumpa sayangku. I know you. Sampai jumpa lagi di sana, sayangku.” Ucapan itu membuat suasana pemakaman semakin emosional.
Usai peti tertutup tanah, keluarga dan kerabat bergantian menaburkan bunga di atas pusara. Doa bersama kemudian dipimpin pemuka agama sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum. Mae berusaha tegar mendampingi anak-anaknya meski kesedihan masih terlihat jelas. Sejumlah sahabat juga tampak menitikkan air mata sepanjang prosesi berlangsung. Kehangatan kebersamaan mereka menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi Temon.
Temon meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 08.42 WIB dalam usia 59 tahun. Pihak keluarga menyebut penyebab kematiannya adalah serangan jantung yang berkaitan dengan riwayat hipertensi. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Temon sempat mengeluhkan nyeri dada dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta dunia hiburan Indonesia.