Kopi TUKU merayakan hari jadinya yang ke-11 dengan mengusung tema “Sewelas Asih”. Dalam acara yang digelar di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan, perusahaan memaparkan berbagai pencapaian bisnis selama satu tahun terakhir, termasuk penjualan rata-rata mencapai 85 ribu cup kopi per hari.
CEO sekaligus Founder Kopi TUKU, Andanu Prasetyo, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja lebih dari 1.089 barista, cook, helper, dan kru yang melayani pelanggan di berbagai kota. Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari dukungan para pelanggan yang selama ini disebut sebagai “tetangga”.
Selain mencatat penjualan yang tinggi, Kopi TUKU juga memperluas jaringan usahanya. Hingga pertengahan 2026, perusahaan telah memiliki 80 gerai yang tersebar di 11 kota di Indonesia. Tahun ini, TUKU juga resmi membuka gerai internasional pertamanya di Amsterdam, Belanda.
Andanu mengakui perjalanan bisnis sepanjang setahun terakhir tidak selalu berjalan mulus. Industri kopi menghadapi tantangan berupa perubahan kualitas biji kopi akibat cuaca, tekanan ekonomi, serta dinamika rantai pasok.
Kondisi tersebut membuat TUKU melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produknya. Salah satu menu andalan, Kopi Susu Tetangga, kini dijual seharga Rp25 ribu per gelas, naik dari sebelumnya Rp20 ribu. Kebijakan itu diambil untuk menjaga kualitas produk di tengah meningkatnya biaya bahan baku.
Di sisi keberlanjutan, TUKU terus menjalankan berbagai program lingkungan. Bersama Yayasan Tanah Air Semesta dan Bumiterra, perusahaan telah menanam lebih dari 13 ribu pohon MPTS di Garut dan Kapuas Hulu sebagai bagian dari program reforestasi.
Perusahaan juga bekerja sama dengan Waste4Change, DUITIN, dan Envmission dalam mengelola limbah operasional. Hingga saat ini, lebih dari 1.124 ton sampah telah dikelola, sementara limbah kemasan kopi dimanfaatkan menjadi produk tas.
Menutup perayaan ulang tahunnya, Andanu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah mendukung perjalanan TUKU selama 11 tahun. Ia menegaskan bahwa TUKU tidak hanya ingin dikenal sebagai kedai kopi, tetapi juga sebagai ruang yang menghadirkan kebersamaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.