Tidur berkualitas penting bagi tumbuh kembang anak, termasuk kemampuan belajar, suasana hati, dan perilaku. Karena itu, orang tua perlu membantu anak membangun kebiasaan tidur yang sehat sejak dini. Rutinitas sederhana dapat membuat waktu tidur lebih teratur dan nyaman.
Pertama, tetapkan waktu tidur dan bangun yang konsisten setiap hari. Jadwal tersebut sebaiknya tetap diterapkan saat akhir pekan. Rutinitas yang teratur membantu tubuh mengenali waktu untuk beristirahat. Anak juga dapat menjalani aktivitas malam dengan lebih tenang.
Kedua, buat rutinitas sebelum tidur yang sederhana dan menenangkan. Orang tua bisa mengajak anak mandi, menyikat gigi, membaca buku, lalu tidur. Aktivitas tersebut membantu tubuh dan pikiran beralih dari kegiatan harian menuju waktu istirahat.
Ketiga, batasi penggunaan ponsel, tablet, televisi, dan perangkat elektronik sebelum tidur. American Academy of Pediatrics menyarankan menghentikan penggunaan layar sekitar satu jam sebelum tidur. Perangkat elektronik juga sebaiknya tidak berada di kamar anak.
Keempat, ciptakan kamar tidur yang tenang, nyaman, dan minim cahaya. Suasana tersebut membantu anak lebih mudah memasuki waktu tidur. Kelima, pastikan anak memperoleh aktivitas fisik dan paparan cahaya pada siang hari. Kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga ritme tidur dan bangun tetap teratur.
Kebutuhan tidur anak juga berbeda berdasarkan usia dan tahap perkembangan. Jika anak sering sulit tidur, mendengkur, atau mengantuk berlebihan, orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter. Gangguan tidur yang berlangsung terus dapat memengaruhi kesehatan dan aktivitas anak.