Kepercayaan diri anak berkembang melalui pengalaman sehari-hari dan hubungan bersama orangtua atau pengasuh. Positive parenting menekankan hubungan hangat, komunikasi, batasan jelas, dan dukungan sesuai tahap perkembangan anak. Pendekatan tersebut bukan berarti membiarkan anak melakukan segala sesuatu tanpa aturan. Orangtua tetap memberikan batasan sambil membantu anak belajar memahami kemampuan dan tanggung jawabnya.
Tips pertama, berikan pujian yang spesifik terhadap usaha anak, bukan hanya hasil akhirnya. Misalnya, apresiasi keberanian anak mencoba atau ketekunannya menyelesaikan tugas. American Academy of Pediatrics menyarankan orangtua membantu anak membangun harga diri melalui dukungan dan pengakuan terhadap usahanya. Pujian yang realistis membantu anak memahami perilaku positif yang dapat mereka ulang.
Tips kedua, berikan kesempatan anak melakukan tugas sendiri sesuai kemampuan dan usianya. Ketiga, libatkan mereka dalam pilihan sederhana, seperti menentukan pakaian atau kegiatan keluarga. Kesempatan tersebut dapat membantu anak mengembangkan kemandirian dan kemampuan mengambil keputusan. Orangtua tetap dapat memberikan bantuan ketika tugas yang dihadapi berada di luar kemampuan anak.
Tips keempat, hindari membandingkan anak dengan saudara, teman, atau anak lainnya. Setiap anak memiliki kemampuan, karakter, minat, dan kecepatan perkembangan yang berbeda. Fokuslah pada perkembangan anak dibandingkan pencapaiannya sendiri pada waktu sebelumnya. Ketika anak melakukan kesalahan, bahas perilakunya tanpa memberikan label negatif terhadap kepribadiannya.
Tips kelima, jadilah tempat aman ketika anak mengalami kegagalan atau merasa kecewa. Dengarkan perasaan mereka sebelum memberikan solusi atau nasihat. Orangtua dapat membantu anak memahami bahwa kesalahan merupakan bagian dari proses belajar. Kepercayaan diri bukan berarti anak selalu merasa hebat atau tidak pernah takut. Anak percaya diri mampu mencoba, belajar, dan bangkit setelah menghadapi kesulitan. Dukungan konsisten dari keluarga dapat membantu proses tersebut berkembang secara sehat.