Jakarta Masuk Daftar Kota Termahal di Dunia 2026, Ada di Peringkat 21

0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

Jakarta kembali masuk dalam daftar kota termahal di dunia pada 2026. Posisi tersebut menunjukkan biaya hidup ibu kota masih tergolong tinggi dibandingkan banyak kota besar. Laporan itu disusun berdasarkan pengeluaran masyarakat berpenghasilan tinggi terhadap berbagai barang dan layanan premium. Meski begitu, peringkat Jakarta mengalami perubahan dibandingkan edisi sebelumnya. Data tersebut menjadi salah satu acuan dalam melihat tren biaya hidup kalangan affluent di berbagai negara.

Berdasarkan laporan Global Wealth and Lifestyle Report yang diterbitkan bank asal Swiss, Julius Baer, Jakarta berada di peringkat ke-21 dunia. Penilaian dilakukan terhadap biaya berbagai kebutuhan gaya hidup premium di kota-kota besar global. Indikatornya meliputi properti, kendaraan, pendidikan, perjalanan, hingga layanan kesehatan. Perubahan peringkat dipengaruhi dinamika harga barang dan jasa di masing-masing kota. Meski turun dibandingkan tahun sebelumnya, Jakarta tetap menjadi salah satu kota dengan biaya hidup tinggi di kawasan Asia Pasifik.

Laporan tersebut menunjukkan kota-kota di Swiss masih mendominasi daftar teratas dunia. Zurich, Geneva, dan Basel menempati posisi tertinggi berkat tingginya harga properti serta biaya layanan. Kota-kota seperti New York dan Singapura juga masih berada di jajaran teratas. Sementara itu, Jakarta mencerminkan meningkatnya biaya hidup bagi kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi. Namun, laporan ini tidak menggambarkan biaya hidup rata-rata seluruh penduduk.

Para penyusun laporan menilai perubahan peringkat dipengaruhi inflasi, nilai tukar, serta kondisi ekonomi global. Kenaikan harga pada sektor tertentu turut memengaruhi posisi setiap kota dalam pemeringkatan. Meski berada di peringkat ke-21, Jakarta tetap menjadi salah satu pusat bisnis penting di Asia Tenggara. Kota ini juga terus menarik investasi serta aktivitas ekonomi dari berbagai sektor. Peringkat tersebut menunjukkan Jakarta masih memiliki daya tarik ekonomi sekaligus tantangan terkait biaya hidup masyarakat perkotaan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %