Poached egg menjadi salah satu olahan telur favorit karena memiliki putih telur lembut dan kuning yang lumer. Namun, banyak orang gagal membuat hidangan ini karena putih telur mudah menyebar saat direbus. Chef sekaligus pemilik restoran berbintang Michelin, Alain Roux, membagikan trik sederhana agar hasil poached egg tetap rapi. Kuncinya adalah menambahkan sedikit cuka ke dalam air rebusan sebelum telur dimasukkan.
Menurut Alain Roux, cuka membantu protein pada putih telur lebih cepat menggumpal sehingga bentuknya tetap utuh. Selain itu, penggunaan telur yang masih segar juga sangat menentukan hasil akhir. Telur segar memiliki putih yang lebih kental sehingga tidak mudah terurai saat terkena air panas. Suhu air juga perlu dijaga pada kisaran 62 hingga 75 derajat Celsius. Air tidak boleh mendidih terlalu kuat agar telur tidak pecah.
Chef Alain juga menyarankan membuat pusaran air lembut menggunakan sendok sebelum memasukkan telur. Teknik tersebut membantu putih telur membungkus kuning secara alami sehingga bentuknya lebih bulat. Ia mengingatkan agar tidak memasak terlalu banyak telur sekaligus dalam satu panci. Setelah dua menit, kematangan telur dapat diperiksa secara berkala setiap 30 hingga 60 detik. Cara ini membantu mendapatkan kuning telur yang tetap lembut sesuai selera.
Chef Monica Galetti turut membagikan tips serupa dengan menambahkan sedikit cuka ke dalam air rebusan. Ia menyarankan memecahkan telur ke mangkuk kecil sebelum dimasukkan ke panci. Setelah itu, telur dimasukkan perlahan ke tengah pusaran air dan dimasak selama tiga hingga empat menit. Jika ingin kuning lebih matang, waktu memasak dapat ditambah satu hingga dua menit. Dengan teknik tersebut, poached egg dapat dibuat lebih rapi dan menyerupai sajian restoran.