Kecepatan berjalan setiap orang dapat berbeda karena dipengaruhi usia, kebugaran, kondisi fisik, dan lingkungan. Namun, sejumlah penelitian menemukan hubungan antara kecepatan berjalan dengan beberapa ciri kepribadian. Temuan tersebut bukan berarti gaya berjalan dapat menentukan karakter seseorang secara pasti. Hubungan yang ditemukan bersifat statistik dan dipengaruhi banyak faktor lain.
Penelitian dalam jurnal Social Psychological and Personality Science menghubungkan kecepatan berjalan dengan model kepribadian Big Five. Orang dengan tingkat ekstraversi, conscientiousness, dan openness lebih tinggi cenderung mempertahankan kecepatan berjalan lebih baik. Sebaliknya, neuroticism lebih tinggi dikaitkan dengan kecepatan berjalan yang lebih lambat. Penelitian tersebut menggunakan data longitudinal untuk melihat perubahan kecepatan berjalan selama beberapa tahun.
Orang dengan conscientiousness tinggi biasanya digambarkan lebih terorganisasi, disiplin, dan berorientasi terhadap tujuan. Sifat tersebut dapat berkaitan dengan kebiasaan mempertahankan aktivitas fisik sepanjang kehidupan. Ekstraversi juga sering dikaitkan dengan tingkat aktivitas dan energi yang lebih tinggi. Sementara openness berhubungan dengan keterbukaan terhadap pengalaman serta aktivitas yang beragam.
Namun, kebiasaan berjalan cepat tidak otomatis menunjukkan seseorang memiliki kepribadian ambisius atau tidak sabaran. Seseorang mungkin berjalan cepat karena sedang terburu-buru, berolahraga, atau mengikuti ritme lingkungan perkotaan. Tinggi badan dan panjang langkah juga dapat memengaruhi kecepatan seseorang ketika berjalan. Kondisi kesehatan menjadi faktor penting lainnya yang tidak boleh diabaikan.
Karena itu, kecepatan berjalan lebih tepat dipahami sebagai perilaku yang dipengaruhi banyak aspek sekaligus. Kepribadian memang dapat memiliki hubungan dengan aktivitas fisik, tetapi bukan satu-satunya penjelasan. Penelitian tersebut menarik karena menunjukkan hubungan antara karakter psikologis dan pola aktivitas sepanjang kehidupan. Namun, kepribadian seseorang tetap tidak dapat dinilai hanya berdasarkan seberapa cepat mereka berjalan.