Produser sekaligus penulis lagu ternama Max Martin bersama Shellback resmi menjual sebagian katalog musik mereka kepada HarbourView Equity Partners. Kesepakatan bernilai ratusan juta dolar AS itu mencakup hak penerbitan sejumlah lagu hit dari Taylor Swift, Ariana Grande, The Weeknd, hingga Imagine Dragons.
Penjualan tersebut tidak mengubah kepemilikan master rekaman milik Taylor Swift. Namun, HarbourView berpotensi memperoleh hak atas sebagian penerbitan lagu yang ditulis bersama Max Martin dan Shellback, sehingga dapat memiliki pengaruh dalam proses perizinan penggunaan lagu tertentu.
Beberapa lagu Taylor Swift yang disebut masuk dalam katalog tersebut antara lain “Style” dan “…Ready For It?”. Karena hak cipta lagu melibatkan beberapa penulis, keputusan penggunaan lagu untuk film, iklan, atau proyek komersial tertentu bisa memerlukan persetujuan dari seluruh pemegang hak terkait.
Pakar hukum hiburan menjelaskan bahwa transaksi ini tidak menghilangkan kendali Taylor Swift atas karya rekamannya. Meski demikian, struktur kepemilikan hak penerbitan yang baru dapat memengaruhi proses negosiasi lisensi pada lagu-lagu hasil kolaborasi tersebut.
Kesepakatan ini menjadi bagian dari tren penjualan katalog musik yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Investor menilai hak penerbitan lagu memiliki nilai ekonomi tinggi karena menghasilkan pendapatan jangka panjang dari.
Meski demikian, para penggemar Taylor Swift tidak perlu khawatir. Penyanyi tersebut tetap memiliki kendali atas master rekamannya yang telah berhasil dibeli kembali pada 2025. Penjualan katalog Max Martin lebih berkaitan dengan hak penerbitan lagu, bukan kepemilikan penuh atas karya Taylor Swift.