Kentang Purba Berusia 500 Tahun Ditemukan, Kondisinya Mengejutkan!

0 0
Read Time:55 Second

Penemuan Kentang Purba yang diperkirakan berusia sekitar 500 tahun mengejutkan para arkeolog dan ilmuwan. Umbi tersebut ditemukan dalam kondisi yang masih relatif utuh di kawasan Pegunungan Andes, Amerika Selatan, berkat lingkungan yang sangat dingin dan kering sehingga memperlambat proses pembusukan.

Tim peneliti menjelaskan kentang itu berasal dari periode sebelum penyebaran luas tanaman kentang ke berbagai belahan dunia. Analisis awal menunjukkan bentuk dan strukturnya masih menyerupai varietas kentang liar yang hingga kini masih dibudidayakan oleh masyarakat.

Kondisi kentang yang terawetkan secara alami memberi peluang bagi ilmuwan untuk mempelajari sejarah domestikasi tanaman pangan. Penelitian terhadap sisa pati, jaringan umbi, dan material genetik diharapkan dapat mengungkap bagaimana kentang berevolusi

Para arkeolog menilai temuan ini juga memperlihatkan pentingnya kentang dalam kehidupan masyarakat Andes sejak berabad-abad lalu. Sebelum menyebar ke Eropa pada abad ke-16, kentang telah menjadi salah satu sumber pangan utama di kawasan tersebut.

Penemuan ini menambah daftar artefak pangan kuno yang berhasil ditemukan dalam kondisi baik. Para peneliti berharap kajian lanjutan dapat memberikan informasi baru mengenai sejarah pertanian, ketahanan pangan, hingga pengembangan varietas kentang modern yang lebih tahan terhadap perubahan iklim dan serangan penyakit.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %