TOKYO – Pendakian Gunung Fuji resmi dibuka hari ini. Pemerintah Jepang menerapkan sejumlah aturan baru. Langkah itu bertujuan meningkatkan keselamatan para pendaki selama musim pendakian 2026.
Musim pendakian Gunung Fuji biasanya berlangsung pada Juli hingga awal September. Ribuan wisatawan domestik dan mancanegara diperkirakan kembali memadati jalur pendakian selama periode tersebut.
Pemerintah Prefektur Shizuoka dan Yamanashi menambah satu pos darurat baru. Pos tersebut disiapkan untuk mempercepat penanganan pendaki yang mengalami cedera, kelelahan, maupun gejala penyakit akibat ketinggian.
Penambahan fasilitas darurat dilakukan setelah meningkatnya jumlah insiden penyelamatan dalam beberapa musim pendakian terakhir. Petugas berharap respons terhadap kondisi darurat menjadi lebih cepat.
Selain pos darurat, petugas juga meningkatkan jumlah personel penyelamat. Mereka akan berjaga di beberapa titik strategis sepanjang jalur pendakian yang paling ramai.
Pendaki diimbau mempersiapkan kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Fuji. Mereka juga diminta membawa perlengkapan yang sesuai dengan cuaca pegunungan.
Pemerintah Jepang mengingatkan pendaki agar tidak memaksakan diri apabila mengalami gejala kelelahan. Keselamatan menjadi prioritas utama selama musim pendakian berlangsung.
Wisatawan juga diminta mengikuti seluruh aturan yang berlaku. Termasuk menjaga kebersihan kawasan, tidak meninggalkan sampah, serta menghormati petunjuk dari petugas di lapangan.
Gunung Fuji merupakan gunung tertinggi di Jepang. Destinasi ini menjadi salah satu ikon wisata alam paling populer di negara tersebut dan setiap tahun menarik ratusan ribu pengunjung dari berbagai negara.
Dengan adanya pos darurat baru dan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap musim pendakian tahun ini dapat berlangsung lebih aman. Langkah tersebut juga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan di jalur pendakian.Informasi tambahan nyari situs terpecaya hanya di AYAMTOTO