Perilaku yang tampak mengganggu tidak selalu berarti anak nakal. Dalam banyak kasus, Anak Mencari Perhatian sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan emosional yang belum terpenuhi. Memahami tanda-tandanya dapat membantu orang tua memberikan respons yang lebih tepat.
Berikut empat tanda anak sedang mencari perhatian dengan cara negatif.
1. Sering membuat ulah
Anak mungkin sengaja melanggar aturan atau membuat keributan. Perilaku tersebut terkadang dilakukan agar orang tua memberikan perhatian, meski dalam bentuk teguran.
2. Mudah marah atau mengamuk
Ledakan emosi dapat menjadi cara anak mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kondisi ini sering muncul ketika anak merasa diabaikan atau kurang didengarkan.
3. Berulang kali meminta sesuatu
Anak terus memanggil, bertanya, atau meminta bantuan meski sebenarnya mampu melakukannya sendiri. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa mereka menginginkan kedekatan dengan orang tua.
4. Menunjukkan perilaku regresi
Sebagian anak kembali melakukan kebiasaan yang sudah ditinggalkan, seperti merengek atau bersikap lebih manja. Perilaku tersebut dapat muncul saat anak merasa tidak aman atau membutuhkan perhatian lebih.
Para ahli menyarankan orang tua memberikan perhatian positif secara rutin, bukan hanya ketika anak berperilaku negatif. Luangkan waktu berbicara, bermain, atau melakukan aktivitas bersama setiap hari. Pendekatan yang hangat, konsisten, dan penuh empati membantu anak merasa dihargai sehingga kebutuhan emosionalnya terpenuhi dengan cara yang lebih sehat.