AirAsia menghentikan operasional lima rute penerbangan internasional dari Indonesia sebagai bagian dari penyesuaian jaringan penerbangan. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan kapasitas armada dan menyesuaikan permintaan pasar di sejumlah destinasi.
Lima rute yang dihentikan meliputi Jakarta–Macau, Denpasar–Cairns, Jakarta–Kolkata, Banyuwangi–Kuala Lumpur, dan Shenzhen–Denpasar. Seluruh rute tersebut tidak lagi tercantum dalam jaringan aktif maskapai setelah evaluasi operasional.
AirAsia menjelaskan bahwa evaluasi rute merupakan bagian dari strategi bisnis yang dilakukan secara berkala. Maskapai akan memfokuskan kapasitas pada rute-rute yang memiliki permintaan tinggi serta mendukung pengembangan hub di Indonesia dan Asia Tenggara.
Bagi penumpang yang telah memiliki tiket pada rute terdampak, AirAsia menyediakan opsi sesuai ketentuan yang berlaku, seperti perubahan jadwal penerbangan, pengembalian dana, atau kredit perjalanan, tergantung kebijakan masing-masing rute.
Meski menghentikan beberapa rute, AirAsia menegaskan tetap berkomitmen memperluas konektivitas internasional melalui pembukaan rute-rute baru yang dinilai memiliki potensi permintaan lebih besar di masa mendatang.