Konsep Pengasuhan Laki-Laki atau new fatherhood semakin banyak diperkenalkan sebagai upaya mencegah kekerasan terhadap anak dan mengurangi fenomena fatherless. Pendekatan ini menekankan bahwa ayah berperan aktif dalam pengasuhan, bukan hanya sebagai pencari nafkah.
Konsep pertama adalah membangun kedekatan emosional dengan anak. Kehadiran ayah melalui komunikasi, bermain, dan mendengarkan cerita anak dapat membantu membentuk rasa aman serta meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Kedua, menerapkan pola asuh tanpa kekerasan. Para ahli menilai disiplin positif lebih efektif dibandingkan hukuman fisik karena membantu anak memahami kesalahan tanpa menimbulkan trauma.
Ketiga, ayah dan ibu berbagi tanggung jawab dalam mengasuh anak. Keterlibatan kedua orang tua secara seimbang terbukti mendukung perkembangan emosi, sosial, dan kemampuan belajar anak.
Konsep keempat adalah menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, mengendalikan emosi, dan menyelesaikan masalah dengan baik akan menjadi contoh yang mudah ditiru oleh anak.
Para ahli menegaskan bahwa pengasuhan modern membutuhkan peran aktif ayah sejak dini. Dengan membangun hubungan yang hangat dan penuh kasih sayang, risiko kekerasan terhadap anak maupun fenomena fatherless dapat ditekan sehingga tumbuh kembang anak menjadi lebih optimal.