Anak Keseringan Main HP Bisa Berkaitan dengan Stres Orangtua, Ini Penjelasannya

0 0
Read Time:1 Minute, 4 Second

Anak yang terlalu sering menggunakan HP ternyata dapat berkaitan dengan kondisi psikologis orangtua. Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara stres orangtua dan penggunaan layar anak.

Studi yang diterbitkan pada 2021 menemukan orangtua dengan tingkat stres lebih tinggi cenderung memiliki anak dengan waktu layar lebih lama. Peneliti menduga stres membuat orangtua lebih sulit menerapkan aturan penggunaan perangkat secara konsisten.

Temuan tersebut diperkuat penelitian lain mengenai hubungan kesehatan psikologis orangtua dan waktu layar anak. Studi tersebut menemukan gejala psikologis pada orangtua berkaitan dengan peningkatan penggunaan layar oleh anak dan remaja. Namun, hubungan tersebut belum membuktikan bahwa stres orangtua menjadi satu-satunya penyebab.

Dalam kondisi tertentu, HP juga dapat menjadi solusi cepat ketika orangtua membutuhkan waktu untuk beristirahat atau menyelesaikan pekerjaan. Kajian mengenai penggunaan media pada anak usia dini menunjukkan stres pengasuhan dapat memengaruhi keputusan orangtua memberikan akses layar.

Karena itu, orangtua tidak perlu langsung menyalahkan diri sendiri ketika anak terlalu sering bermain HP. Yang penting adalah mengenali pola penggunaan dan kondisi keluarga. American Academy of Pediatrics merekomendasikan keluarga membuat Family Media Plan sesuai kebutuhan dan rutinitas masing-masing.

Orangtua dapat mulai dengan membuat waktu bebas layar, terutama saat makan dan menjelang tidur. Aturan juga sebaiknya diterapkan secara konsisten dan disepakati bersama. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan penggunaan HP dapat menjadi kebiasaan keluarga, bukan sekadar larangan untuk anak.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %