Susu evaporasi dan susu kental manis sering terlihat serupa karena sama-sama dijual dalam kaleng. Namun, keduanya memiliki komposisi, rasa, dan fungsi yang berbeda. Banyak orang masih menganggap kedua produk tersebut dapat saling menggantikan. Padahal, perbedaan kandungan membuat penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Susu evaporasi merupakan susu sapi yang sebagian kandungan airnya dihilangkan melalui proses pemanasan. Produk ini tidak mengandung tambahan gula dalam jumlah tinggi sehingga cita rasanya tetap gurih. Teksturnya lebih kental dibanding susu cair biasa, tetapi tidak semanis susu kental manis. Susu evaporasi banyak digunakan untuk membuat sup, saus, minuman, dan aneka hidangan penutup.
Sementara itu, susu kental manis dibuat dengan menambahkan gula dalam jumlah besar selama proses produksi. Kandungan gula yang tinggi membuat rasanya sangat manis dan teksturnya lebih pekat. Produk ini umumnya digunakan sebagai pelengkap makanan atau minuman. Contohnya, topping roti bakar, martabak, es campur, atau campuran kopi dan teh. BPOM juga menegaskan susu kental manis bukan pengganti susu untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.
Memahami perbedaan kedua produk membantu konsumen memilih bahan sesuai kebutuhan. Susu evaporasi lebih cocok untuk menambah rasa gurih tanpa meningkatkan kadar gula secara signifikan. Sebaliknya, susu kental manis lebih tepat digunakan sebagai pemanis atau pelengkap hidangan. Membaca label komposisi dan informasi nilai gizi sebelum membeli juga menjadi langkah penting agar produk yang dipilih sesuai dengan tujuan penggunaannya.