Ariana Grande Dapat Izin Pengadilan Bongkar Identitas Hacker yang Bocorkan Musiknya

0 0
Read Time:1 Minute, 4 Second

Ariana Grande mendapat izin pengadilan untuk mempercepat upaya mengungkap identitas hacker. Hakim Los Angeles memberikan kewenangan subpoena kepada tim hukumnya.

Langkah tersebut berkaitan dengan gugatan Grande terhadap sejumlah pelaku yang identitasnya belum diketahui. Gugatan itu mencantumkan John Doe 1 serta John Does 2 hingga 100 sebagai tergugat. Mereka dituduh mencuri dan menyebarkan musik, foto, serta rekaman pribadi yang belum dirilis.

Menurut dokumen perkara, para pelaku diduga menyerang akun milik fotografer, produser, dan kolaborator Grande. Mereka kemudian memperoleh materi rahasia dan menjual sebagian konten tersebut melalui internet. Dalam satu kasus, seorang hacker disebut menyamar sebagai fotografer untuk memperoleh akses terhadap gambar Grande.

Kasus tersebut juga mengungkap besarnya kebocoran yang dialami penyanyi tersebut. Gugatan Grande menyebut sebanyak 45 lagu yang belum dirilis telah dicuri dan bocor sepanjang 2023. Tim hukumnya juga menyebut kejadian serupa berlangsung selama bertahun-tahun.

Dengan izin tersebut, pengacara Grande dapat meminta informasi dari sejumlah platform digital dan layanan pembayaran. Nama yang disebut dalam proses ini mencakup Instagram, TikTok, YouTube, X, Discord, PayPal, dan Cash App. Informasi tersebut diharapkan membantu mencocokkan akun anonim dengan identitas sebenarnya.

Hakim Mark H. Epstein menyetujui percepatan proses karena identitas para tergugat belum diketahui. Keputusan itu memungkinkan Grande melanjutkan pengumpulan bukti tanpa menunggu prosedur pemberitahuan biasa. Kasus ini dijadwalkan kembali untuk sidang status pada 25 Januari mendatang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %