Bangamat, Kuliner Khas Dayak Berbahan Kelelawar yang Punya Cita Rasa Unik

0 0
Read Time:1 Minute, 11 Second

Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional dengan bahan yang mungkin terdengar tidak biasa. Salah satunya bangamat, makanan khas Dayak dari Kalimantan Tengah.

Bangamat atau paing dibuat menggunakan kelelawar besar jenis kalong. Kelelawar yang digunakan merupakan pemakan buah dengan nama ilmiah Pteropus vampyrus. Jenis tersebut berbeda dari kelelawar pemakan serangga atau pengisap darah.

Bagi masyarakat Dayak, bangamat memiliki nilai budaya dan sejarah dalam tradisi kuliner. Hidangan ini biasanya disajikan saat acara adat atau momen tertentu. Bangamat juga bukan makanan yang umum disantap sebagai lauk sehari-hari.

Proses pengolahannya cukup panjang sebelum kelelawar dimasak bersama bahan lainnya. Bagian kuku, bulu, punggung, dan isi perut terlebih dahulu dibersihkan. Daging dan sayap kemudian direbus hingga teksturnya menjadi empuk.

Setelah direbus, bangamat dapat dimasak bersama singkong dan batang pisang muda. Daun katuk juga digunakan dalam beberapa olahan. Bumbu sederhana seperti bawang putih, garam, dan merica kemudian ditambahkan untuk memperkuat rasa.

Lantas, bagaimana rasanya? Cita rasa bangamat dipengaruhi bumbu dan bahan pendamping yang digunakan. Kelelawar pemakan buah dipilih karena dagingnya dianggap lebih cocok dengan selera masyarakat setempat. Namun, tidak semua orang terbiasa dengan karakter daging tersebut.

Dahulu, masyarakat juga mempercayai bangamat memiliki manfaat untuk mengatasi beberapa penyakit. Kepercayaan tersebut mencakup asma, gatal-gatal, dan penyakit kulit. Namun, manfaat pengobatan tersebut belum terbukti secara ilmiah.

Bangamat kini menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Tengah. Namun, konsumsi kelelawar tetap perlu mempertimbangkan risiko penyakit zoonosis. Isu konservasi juga penting diperhatikan ketika mengenal kuliner berbahan satwa liar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %