Buah ‘Kampung’ Ini Diprediksi Jadi Superfood Masa Depan Indonesia

0 0
Read Time:1 Minute, 21 Second

Buah sukun diprediksi menjadi salah satu superfood lokal sekaligus pangan masa depan Indonesia. Prediksi tersebut disampaikan Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Edi Santosa. Menurutnya, sukun memenuhi sejumlah kriteria penting sebagai pangan bergizi dan berkelanjutan. Buah yang selama ini identik dengan makanan tradisional itu dinilai mampu mendukung ketahanan pangan nasional. Penilaian tersebut didasarkan pada hasil kajian mengenai kandungan gizi, manfaat kesehatan, dan kemampuan adaptasinya terhadap perubahan iklim.

Prof. Edi menjelaskan suatu pangan layak disebut superfood jika memiliki kandungan nutrisi tinggi dan minim antinutrisi. Selain itu, pangan tersebut harus memberikan manfaat kesehatan serta dibudidayakan dengan emisi karbon yang rendah. Berdasarkan berbagai penelitian, sukun memenuhi ketiga syarat tersebut. Tanaman ini juga mampu tumbuh baik di wilayah tropis dengan perawatan yang relatif sederhana. Kondisi itu membuat sukun berpotensi menjadi sumber pangan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Dari sisi nutrisi, sukun mengandung karbohidrat kompleks, serat pangan, vitamin C, kalium, dan berbagai mineral penting. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Sukun juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan beberapa sumber karbohidrat olahan. Buah ini dapat diolah menjadi tepung, roti, mi, keripik, hingga berbagai produk pangan modern. Potensi tersebut membuka peluang pengembangan industri pangan berbasis bahan baku lokal.

Selain bernilai gizi tinggi, sukun dinilai tahan terhadap perubahan iklim dan memiliki jejak karbon budidaya yang rendah. Tanaman ini mampu tumbuh di berbagai daerah Indonesia tanpa membutuhkan input pertanian yang berlebihan. Keunggulan tersebut menjadikan sukun sebagai salah satu kandidat utama pangan masa depan. Para peneliti berharap pemanfaatan sukun semakin luas melalui inovasi produk dan peningkatan budidaya. Langkah itu dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengangkat potensi buah lokal Indonesia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %