Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari kebiasaan berbelanja bahan makanan. Dokter spesialis jantung menyarankan masyarakat memilih bahan segar dan minim olahan. Pola makan sehat membantu mengendalikan tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula. Ketiga faktor tersebut berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Daftar belanja yang dianjurkan mencakup sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kangkung. Buah-buahan segar, termasuk apel, jeruk, dan beri, juga baik dikonsumsi setiap hari. Sumber protein sebaiknya berasal dari ikan berlemak, dada ayam tanpa kulit, tahu, tempe, serta kacang-kacangan. Gandum utuh, oatmeal, dan beras merah menjadi pilihan karbohidrat yang lebih ramah bagi kesehatan jantung.
Dokter juga menyarankan memilih minyak nabati, seperti minyak zaitun atau kanola, sebagai pengganti lemak jenuh. Susu rendah lemak dan yoghurt tanpa tambahan gula dapat melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Sebaliknya, makanan tinggi garam, gula, lemak trans, serta daging olahan sebaiknya dibatasi. Membaca label kandungan gizi sebelum membeli produk juga menjadi kebiasaan yang penting.
Selain memilih bahan makanan sehat, cara mengolahnya turut menentukan manfaat bagi jantung. Memasak dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang lebih dianjurkan dibandingkan menggoreng. Dokter mengingatkan bahwa pola makan sehat perlu dibarengi olahraga rutin, tidur cukup, dan tidak merokok. Dengan daftar belanja yang tepat, masyarakat dapat mulai menjaga kesehatan jantung sejak dari dapur dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dalam jangka panjang.