Mengeluh sesekali merupakan respons wajar ketika seseorang menghadapi masalah, tekanan, atau situasi tidak menyenangkan. Namun, terus membicarakan masalah secara berulang dapat membuat pikiran semakin terfokus pada pengalaman negatif. Penelitian tentang co-rumination menemukan pembahasan masalah berlebihan berkaitan dengan kecemasan lebih tinggi. Karena itu, mengurangi kebiasaan mengeluh dapat menjadi latihan sederhana untuk mengubah perhatian sehari-hari.
Hal pertama yang mungkin terasa adalah pikiran menjadi lebih sadar terhadap pola negatif. Seseorang perlu mengenali dorongan mengeluh sebelum memilih respons yang lebih konstruktif. Kedua, perhatian dapat mulai bergeser menuju hal positif yang sebelumnya kurang diperhatikan. Penelitian menunjukkan latihan rasa syukur berkaitan dengan peningkatan emosi positif dan kepuasan hidup.
Hal ketiga adalah stres berpotensi terasa lebih terkendali ketika masalah tidak terus dibicarakan secara berlebihan. Sebuah penelitian menemukan co-rumination dapat meningkatkan kadar kortisol setelah membicarakan masalah pribadi. Studi lain menunjukkan latihan rasa syukur selama beberapa minggu dapat membantu menurunkan stres pada kelompok tertentu. Namun, hasil tersebut tidak membuktikan berhenti mengeluh selama tujuh hari langsung menurunkan stres.
Hal keempat, komunikasi dengan orang lain dapat menjadi lebih berorientasi pada solusi. Mengurangi keluhan bukan berarti seseorang harus memendam semua emosi atau menghindari pembicaraan mengenai masalah. Membicarakan kesulitan tetap penting untuk memperoleh dukungan dan memahami keadaan. Masalah muncul ketika pembicaraan berubah menjadi pengulangan negatif tanpa mencari penyelesaian.
Tantangan berhenti mengeluh selama seminggu dapat digunakan sebagai latihan kesadaran, bukan aturan mutlak. Cobalah mengganti keluhan dengan identifikasi masalah, pilihan tindakan, atau sesuatu yang tetap dapat disyukuri. Penelitian menunjukkan intervensi rasa syukur dapat meningkatkan kesejahteraan pada sebagian peserta. Dampaknya tetap berbeda pada setiap orang dan tidak menjadi pengganti bantuan profesional ketika dibutuhkan.