Polda Metro Jaya terus mendalami laporan Diana Pungky terhadap mantan asistennya berinisial YS. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan, penggelapan dana, dan pemalsuan.
Dalam perkembangan terbaru, kuasa hukum Diana mengungkap dugaan pemalsuan identitas dalam transaksi perbankan. YS diduga pernah mengaku sebagai Diana Pungky saat melakukan transaksi tertentu. Kuasa hukum Diana, Vidi Syarief, menyampaikan dugaan tersebut kepada wartawan di Jakarta.
Kecurigaan Diana muncul setelah menemukan sejumlah pengeluaran yang tidak diketahuinya. Ia kemudian meminta bank mengecek mutasi rekening untuk menelusuri aliran dana. Hasil penelusuran menunjukkan adanya transaksi yang disebut tidak pernah disetujui Diana.
Polisi juga masih menelusuri nilai transaksi dalam perkara tersebut. Nilai transaksi yang diperiksa disebut mencapai lebih dari Rp25 miliar. Sementara itu, kerugian yang dilaporkan Diana disebut sekitar Rp10 miliar. Angka tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman penyidik.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Selain pelapor, polisi juga telah memeriksa empat orang saksi. Proses penyelidikan masih berjalan untuk mengumpulkan dan menganalisis bukti secara menyeluruh.