Sup miso menjadi hidangan rumahan yang sangat dikenal dalam tradisi kuliner Jepang. Kunci cita rasanya terletak pada dashi dan pasta miso. Dashi merupakan kaldu dasar yang memberikan karakter umami kuat pada berbagai masakan Jepang. Kombinasi dashi buatan sendiri dengan miso dapat menghasilkan sup sederhana yang gurih dan aromatik.
Dashi tradisional dapat dibuat menggunakan kombu dan katsuobushi atau serpihan bonito kering. Siapkan sekitar satu liter air, 10 gram kombu, dan 20 gram katsuobushi. Rendam kombu dalam air sekitar 30 menit agar rasanya mulai keluar. Panaskan perlahan, kemudian angkat kombu sebelum air mendidih kuat. Masukkan katsuobushi, matikan api, lalu diamkan beberapa menit sebelum kaldu disaring.
Untuk membuat sup, siapkan sekitar 600 mililiter dashi dan tiga sendok makan pasta miso. Tambahkan sekitar 150 gram tahu yang telah dipotong menjadi ukuran kecil. Wakame kering juga dapat digunakan sekitar satu sendok makan setelah direndam. Daun bawang secukupnya dapat ditambahkan sebagai pelengkap sebelum sup disajikan.
Panaskan dashi menggunakan api sedang, kemudian masukkan tahu dan wakame. Hindari memasak bahan tersebut dengan api terlalu besar. Ambil sedikit kaldu panas, lalu larutkan pasta miso dalam mangkuk terpisah. Tuangkan larutan miso kembali ke panci dan aduk perlahan. Setelah miso dimasukkan, hindari mendidihkan sup terlalu lama agar aroma dan karakter rasanya tetap terjaga.
Sup miso dapat langsung disajikan hangat bersama taburan daun bawang. Jumlah pasta miso dapat disesuaikan karena tingkat keasinan setiap produk berbeda. Miso merah biasanya menawarkan karakter lebih kuat dibandingkan miso putih yang cenderung ringan. Dashi berbahan kombu juga dapat digunakan tanpa katsuobushi untuk membuat versi berbasis tumbuhan. Dengan fondasi dashi yang tepat, sup sederhana ini mampu menghadirkan cita rasa Jepang di rumah.